Jaringan nirkabel kini telah melampaui batas penggunaan di rumah, kantor, hotspot publik, terminal transportasi, dan kafe.
Di kota saya, akses nirkabel gratis kini tersedia di bus umum dan ruang publik, menjadikan jaringan nirkabel semakin meluas dan merata. Perkembangan ini menunjukkan bahwa perluasan jaringan nirkabel akan terus berlanjut dan berkembang seiring waktu.
Dengan semakin pesatnya perkembangan jaringan nirkabel, permintaan untuk mendukung lebih banyak pengguna terus meningkat. Jika sebelumnya orang hanya menghubungkan satu perangkat, seperti ponsel mereka, kini sudah menjadi hal umum untuk menghubungkan beberapa perangkat, seperti ponsel, laptop, dan tablet. Selain itu, lonjakan jumlah perangkat Internet of Things (IoT) yang terhubung secara nirkabel semakin memperbesar kebutuhan akan konektivitas jaringan.
Kemajuan dalam jaringan nirkabel menempatkan tuntutan baru pada switch dan perangkat lain yang menyediakan daya. Untuk lebih memahami permintaan ini, kita harus terlebih dahulu menganalisis tren terkini di pasar.
Kemudian, pada 2019, Wi-Fi 6 (802.11ax) diperkenalkan dengan peningkatan lebih lanjut dalam kecepatan, kapasitas, dan performa. Berbeda dengan Wi-Fi 5 yang hanya menggunakan pita 5 GHz, Wi-Fi 6 mendukung pita 2,4 GHz dan 5 GHz secara bersamaan.
Pada 2020, Wi-Fi 6E, yang juga dikenal sebagai Wi-Fi 6 Extended, diperkenalkan dengan penambahan pita frekuensi 6 GHz. Penambahan spektrum ini mengurangi kemacetan jaringan dan meningkatkan performa secara keseluruhan. Baik Wi-Fi 6 maupun Wi-Fi 6E mendukung kecepatan data maksimum hingga 9,6 Gbps.
Wi-Fi 7 (802.11be) diluncurkan pada Januari 2024. Dirancang untuk memenuhi kebutuhan internet berkecepatan tinggi dan jumlah perangkat yang semakin banyak, Wi-Fi 7 mendukung kecepatan data hingga 30 Gbps. Setiap generasi standar Wi-Fi secara bertahap mendukung lebih banyak pengguna, kecepatan yang lebih tinggi, dan kapasitas data yang lebih besar.
Selama periode ini, efisiensi energi juga mengalami peningkatan yang signifikan. Pada tahun 2014, setelah Wi-Fi 5 diluncurkan, Departemen Energi Amerika Serikat (DoE) mengesahkan standar efisiensi Level IV. Saat ini, DoE telah maju ke Level VI dan bahkan telah menetapkan standar Level VII, meskipun belum sepenuhnya diterapkan. Selain itu, berbagai negara di dunia juga telah mengembangkan standar efisiensi energi masing-masing.