Indonesia semakin memperkuat posisinya sebagai kekuatan ekonomi digital di Asia Tenggara dengan pengumuman kolaborasi strategis antara EDGE DC dengan EdgeNext, penyedia layanan edge cloud global yang berbasis di Singapura.
Kemitraan ini menandai ekspansi EdgeNext ke pasar Indonesia, dengan peluncuran layanan edge cloud mereka di EDGE2, fasilitas carrier-neutral milik EDGE DC yang berlokasi strategis di jantung kota Jakarta.
Kolaborasi ini diharapkan akan menjadi katalisator bagi transformasi digital di Indonesia. Dengan hadirnya EdgeNext di fasilitas EDGE2, perusahaan-perusahaan di Indonesia kini dapat mengakses rangkaian lengkap solusi edge cloud, termasuk Content Delivery Network (CDN), streaming yang lebih lancar, layanan keamanan siber yang canggih, dan komputasi edge.
Untuk menutup kesenjangan Sim2Real (simulasi ke dunia nyata), ADI kini menanamkan foundation models ke dalam development stack mereka. Hal ini memungkinkan perangkat keras ADI berperilaku sama di NVIDIA Isaac Sim seperti di dunia nyata, mempercepat iterasi di tahap simulasi dan penerapannya yang mulus ke sistem nyata.
Kerja sama ini juga mencakup integrasi Holoscan Sensor Bridge, yang menghadirkan alur data deterministik dengan NVIDIA JetPack 7, menyalurkan data sensor dan aktuator ADI secara sinkron ke GPU/CPU NVIDIA Jetson Thor.
Koneksi 4×25 GbE menyediakan throughput tinggi, memastikan siklus sense-reason-act tetap sinkron dengan latensi rendah. Kapasitas komputasi Thor mendukung foundation models seperti NVIDIA Isaac GR00T, sementara input sensor ADI (taktil, ToF depth, IMU, encoder) memperkaya pelatihan dan kebijakan saat runtime, menjaga akurasi fisik dalam penalaran real-time.