Menjelang peluncurannya di pasar Indonesia, Poco M7 mulai menarik perhatian publik berkat sejumlah fitur unggulan yang menyuguhkan keseimbangan antara baterai besar, layar luas, dan kamera mumpuni.
Salah satu keunggulan yang paling ditekankan Poco adalah kapasitas baterai 7.000 mAh terbesar di seri M hingga saat ini. Baterai tersebut diklaim bisa menopang penggunaan harian secara intensif seperti video playback panjang, aktivitas telepon, dan standby hingga 1.600 siklus pengisian tanpa kehilangan kapasitas signifikan.
Poco M7 juga mendukung 33W turbo charging, memungkinkan pengisian lebih cepat agar tidak terlalu lama menunggu. Selain itu, smartphone ini juga didukung mode reverse charging 18W, diklaim memungkinkan Poco M7 dapat digunakan sebagai power bank untuk perangkat lain saat darurat. Poco M7 mengusung layar berukuran 6,9 inci dengan resolusi FHD+ 2340 × 1080 piksel, dan mendukung refresh rate hingga 144 Hz serta touch sampling rate 288 Hz. Layar ini juga dilengkapi sertifikasi TUV Rheinland untuk low blue light dan flicker free, serta adaptive refresh rate agar konsumsi daya tetap efisien.
Untuk versi global (4G), Poco M7 menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 685 yang diproduksi dengan proses 6nm. Kombinasi efisiensi daya dan performa ini mendukung daya tahan baterai besar tadi, sekaligus menjaga suhu agar tidak mudah panas dalam aktivitas ringan dan menengah.
Poco M7 hadir dalam varian memori seperti RAM 6GB/128GB dan 8GB/256GB, serta mendukung ekstensi RAM hingga total 16GB via teknologi pengalokasian ruang penyimpanan internal. Penyimpanan internal ponsel cerdas ini menggunakan UFS 2.2 dan mendukung microSD hingga 2TB.
Selain versi global 4G, Poco juga merilis versi 5G dari M7, yang diluncurkan di beberapa negara seperti India. Versi ini sedikit berbeda dari versi global, dengan perbedaan utama salah satunya pada chipset prosesor yang mendukungnya.
Spesifikasi Poco M7 versi 5G didukung chipset prosesor Snapdragon 4 Gen 2, bukan Snapdragon 685. Selain itu, versi 5G hadir dengan layar 6,88 inci HD+ dengan refresh rate 120 Hz, dan bukan FHD+, untuk efisiensi daya dan kompatibilitas jaringan 5G.